Dear all
Banyak yang memandang kematian sebagai suatu akhir dari segala-galanya, bahkan memandangnya sebagai suatu kehancuran bagi jiwa manusia..tapi sebenarnya Yesus mengajak kita untuk menyadari satu hal:
bagi Yesus kematian merupakan awal dari suatu kehidupan kekal bersama Bapa di Surga..bagi-Nya kematia justru merupakan sebuah pintu gerbang menuju seuatu kebahagiaan kekal bersama Bapa seperti yang selalu dijanjikan Yesus kepada kita..
26 Mar 2009
19 Mar 2009
YoSEp...
Dear all
Hari ini kita memperingati St. Yosep. Tidak dipungkiri bahwa St. Yosep kurang begitu 'digemari' di kalangan para orang kudus. Tapi, sebenarnya pribadi yang jujur dan sederhana ini memainkan peranan yang sangat penting dalam Sejarah Keselamatan manusia.
St. Yosep merupakan 'tokoh sukses di balik layar' dari keselamatan manusia !!
Hari ini kita memperingati St. Yosep. Tidak dipungkiri bahwa St. Yosep kurang begitu 'digemari' di kalangan para orang kudus. Tapi, sebenarnya pribadi yang jujur dan sederhana ini memainkan peranan yang sangat penting dalam Sejarah Keselamatan manusia.
St. Yosep merupakan 'tokoh sukses di balik layar' dari keselamatan manusia !!
17 Mar 2009
MeNGampuni...
Dear all
mengapa kita harus mengampuni?
karena tanpa pengampunan kita tidak dapat hidup...kita adalah makhluk yang berdosa yang membutuhkan penngampunan terus-menerus..Dan pengampunan itu selalu kita terima dari Allah Bapa.
Jadi adalah suatu hal yang lucu apabila kita sendiri tidak mampu untuk mengampuni sesama kita..
mengapa kita harus mengampuni?
karena tanpa pengampunan kita tidak dapat hidup...kita adalah makhluk yang berdosa yang membutuhkan penngampunan terus-menerus..Dan pengampunan itu selalu kita terima dari Allah Bapa.
Jadi adalah suatu hal yang lucu apabila kita sendiri tidak mampu untuk mengampuni sesama kita..
16 Mar 2009
KaSih...
Dear all
Yesus tidak pernah bermaksud menghancurkan atau mengganti hukum Musa..Ia malahan datang untuk makin menyempurnakan hukum Musa tersebut...
Penyempurnaan itu adalah inti dari ajaran Yesus yakni: Kasih.
Yesus tidak pernah bermaksud menghancurkan atau mengganti hukum Musa..Ia malahan datang untuk makin menyempurnakan hukum Musa tersebut...
Penyempurnaan itu adalah inti dari ajaran Yesus yakni: Kasih.
11 Mar 2009
Yesus?...
Dear all
Kita semua pernah mendengar tentang berbagai nama yang dialamatkan kepada Yesus: Sang gembala sejati, Guru yang setia, Mesias, Anak Daud, dan banyak lagi...tapi bila saatnya tiba Yesus akan bertanya kepada kita:
"Menurut kamu Saya ini siapa....?"
Kita semua pernah mendengar tentang berbagai nama yang dialamatkan kepada Yesus: Sang gembala sejati, Guru yang setia, Mesias, Anak Daud, dan banyak lagi...tapi bila saatnya tiba Yesus akan bertanya kepada kita:
"Menurut kamu Saya ini siapa....?"
9 Mar 2009
TabOr n KalVari...

Dear friends
Apakah kita sudah cukup setia kepada Yesus?
Menjadi murid Yesus berarti mengikuti setiap langkah hidup Yesus..Yesus mengajak kita semua untuk mengikuti-Nya bukan hanya pada saat Yesus ke gunung Tabor (kegembiraan)..tetapi Yesus mengajak kita juga untuk bersama-Nya menuju bukit Kalvari (penderitaan).
5 Mar 2009
DoA???...

Dear friends
Apa itu doa?
Doa adalah suatu komunikasi dengan Tuhan. Dalam doa kita mengadakan dialog dengan Tuhan. Dalam doa kita ngobrol-ngobrol dengan Tuhan. Dalam doa kita tidak hanya berbicara kepada Tuhan, melainkan kita juga mendengarkan Dia. Jadi ada saatnya kita ngomong dan ada saatnya Tuhan yang ngomong. Ada saatnya kita bicara ada saatnya kita diam.
Itulah yang dinamakan doa.
Apa itu doa?
Doa adalah suatu komunikasi dengan Tuhan. Dalam doa kita mengadakan dialog dengan Tuhan. Dalam doa kita ngobrol-ngobrol dengan Tuhan. Dalam doa kita tidak hanya berbicara kepada Tuhan, melainkan kita juga mendengarkan Dia. Jadi ada saatnya kita ngomong dan ada saatnya Tuhan yang ngomong. Ada saatnya kita bicara ada saatnya kita diam.
Itulah yang dinamakan doa.
4 Mar 2009
SiaPa seSamaku?...

Dear all
"Siapakah sesamaku?"
Kita semua tahu kalo yg nanya ini Yesus sendiri. Maksudnya apa...
Mungkin selama ini kita mengerti sesama itu ialah mereka yang: satu hobi dgn kita, satu daerah dgn kita, satu agama dgn kita, satu keluarga dgn kita, atau orang yang selalu berbuat baik kpd kita, dan banyak lagi...
Ada pepatah: "Tak dikenal maka tak disayang"...
Selama ini kita mungkin masih melihat sesama itu dari sudut pandang kepentingan kita sendiri.
Tapi Yesus justru menawarkan suatu yg baru kpd kita, yakni: menjadikan siapa saja sebagai sesama kita. Kenal atau tidak kenal, semua orang adalah ciptaan Tuhan yg paling mulia. Maka marilah kita saling menghormati n menghargai.
2 Mar 2009
ShAring...
Dear friends
Aku punya sharing yg bagus dari seorang teman nih:
Sembuh Karena Mengampuni
Pada tahun 1999, tanpa sebab yang jelas, Nurmaisi mengalami sakit di pergelangan tangan kanannya, yang disebut Prematoitarthritis yaitu peradangan sendi. Menurut dokter penyakitnya tidak bisa disembuhkan dan harus minum obat seumur hidup. Dari hasil pemeriksaan dokter ditemukan bahwa terjadi gangguan sistem kekebalan tubuh, atau disebut auto imun disease yang menyerang bagian sendi pergelangan tangannya. Sejak itu aktivitas Nurmaisi menjadi terganggu, tangan kanannya tidak lagi berfungsi, dan harus mengandalkan tangan kiri.
Numaisi: Saya sangat frustasi dan depresi, saya merasa hidup tidak berarti, sampe akhirnya saya merasa pengen mati saja. Selain tangan saya sakit, waktu itu saya juga didiagnosa hampir ada kanker, dikatakan itu kanker ovarium.Tekanan yang dialami Nurmaisi membuatnya menjadi sensitif dan mudah tersinggung terhadap orang-orang di sekitarnya.Nurmaisi: Selain itu, uang untuk berobatpun tidak ada, sehingga membuat saya bertanya-tanya, apa sebenarnya yang salah...40 tahun silam, Nurmaisi kecil sangat dekat dengan ayahnya. Sang ayah selalu membuatnya bahagia. Namun ada sesuatu yang membuat kebahagiaan Nurmaisi berubah menjadi kesedihan. Nurmaisi: Papa saya sakit jiwa, tapi dia cuma menganggu orang, merusak enggak. Dia cuma banyak ngomong, kemana-mana dia ngomong terus. Tetangga-tetangga saya menganggap bapak saya nggak normal. Satu hal yang paling menyedihkan itu waktu saya melihat saudara-saudara dekat bapak saya melakukan sesuatu yang sangat kejam. Waktu bapak saya sedang mengalami gangguan jiwa, mereka beramai-ramai mengangkat bapak saya, menenggelamkan kepalanya ke dalam bak mandi besar di dekat rumah, dan bapak dipaksa menelan air sebanyak-banyaknya. Sebenarnya saya ingin menolong bapak, tapi saya tidak berdaya. Saya hanya menangis saja. Dan itu berkali-kali saya lihat.
Peristiwa masa lalu itu, ternyata menjadi jawaban atas penyakit yang dideritanya. Nurmaisi dibawa Tuhan mengingat kembali masa kecilnya itu.Nurmaisi: Ditunjukkan bagaimana saya di situ, bagaimana amarah saya waktu itu, bencinya saya... Tuhan bilang kamu belum ampuni orang-orang yang sudah menyiksa papamu... Sendirian saya mengingat wajah-wajah mereka yang telah berbuat kejam pada bapak... Walaupun banyak dari antara mereka yang sudah almarhum, tidak mudah untuk mengampuni, karena saya masih ingat bagaimana sakitnya perlakuan mereka itu. Dan untuk mengampuni mereka, saya harus mengakui bahwa saya telah terluka karena perlakuan mereka. Walaupun tidak mudah, Nurmaisi sadar bahwa dia harus membuat satu keputusan, keputusan untuk melepaskan pengampunan, tidak hanya terhadap orang-orang di masa lalunya, tapi juga orang-orang terdekat yang ikut mengalami dampak dari kekecewaannya itu.
Nurmaisi: Tenyata Tuhan mau menyembuhkan saya dari banyak luka di hati saya dari masa lalu.Keputusan Nurmaisi ternyata membawa dampak lain yang tidak diduga. Setelah 4 tahun mengalami penderitaan di tangannya, mukjizat kesembuhan terjadi. Vonis dokter ternyata tidak terbukti. Tangan kanannya kini kembali berfungsi. Nurmaisi: Saya nggak tahu bagaimana itu sembuhnya, tapi yang saya tahu Tuhan telah sembuhkan hati saya lebih dulu, baru tangan saya. Bagi Tuhan ternyata jauh lebih penting kesembuhan di hati dari segala sakit hati, kecewa, marah, benci, daripada kesembuhan tangan ini. Saya nggak pernah mengira kalau dengan saya mengampuni orang, akhirnya menyembuhkan tangan saya juga.(fis)
Aku punya sharing yg bagus dari seorang teman nih:
Sembuh Karena Mengampuni
Pada tahun 1999, tanpa sebab yang jelas, Nurmaisi mengalami sakit di pergelangan tangan kanannya, yang disebut Prematoitarthritis yaitu peradangan sendi. Menurut dokter penyakitnya tidak bisa disembuhkan dan harus minum obat seumur hidup. Dari hasil pemeriksaan dokter ditemukan bahwa terjadi gangguan sistem kekebalan tubuh, atau disebut auto imun disease yang menyerang bagian sendi pergelangan tangannya. Sejak itu aktivitas Nurmaisi menjadi terganggu, tangan kanannya tidak lagi berfungsi, dan harus mengandalkan tangan kiri.
Numaisi: Saya sangat frustasi dan depresi, saya merasa hidup tidak berarti, sampe akhirnya saya merasa pengen mati saja. Selain tangan saya sakit, waktu itu saya juga didiagnosa hampir ada kanker, dikatakan itu kanker ovarium.Tekanan yang dialami Nurmaisi membuatnya menjadi sensitif dan mudah tersinggung terhadap orang-orang di sekitarnya.Nurmaisi: Selain itu, uang untuk berobatpun tidak ada, sehingga membuat saya bertanya-tanya, apa sebenarnya yang salah...40 tahun silam, Nurmaisi kecil sangat dekat dengan ayahnya. Sang ayah selalu membuatnya bahagia. Namun ada sesuatu yang membuat kebahagiaan Nurmaisi berubah menjadi kesedihan. Nurmaisi: Papa saya sakit jiwa, tapi dia cuma menganggu orang, merusak enggak. Dia cuma banyak ngomong, kemana-mana dia ngomong terus. Tetangga-tetangga saya menganggap bapak saya nggak normal. Satu hal yang paling menyedihkan itu waktu saya melihat saudara-saudara dekat bapak saya melakukan sesuatu yang sangat kejam. Waktu bapak saya sedang mengalami gangguan jiwa, mereka beramai-ramai mengangkat bapak saya, menenggelamkan kepalanya ke dalam bak mandi besar di dekat rumah, dan bapak dipaksa menelan air sebanyak-banyaknya. Sebenarnya saya ingin menolong bapak, tapi saya tidak berdaya. Saya hanya menangis saja. Dan itu berkali-kali saya lihat.
Peristiwa masa lalu itu, ternyata menjadi jawaban atas penyakit yang dideritanya. Nurmaisi dibawa Tuhan mengingat kembali masa kecilnya itu.Nurmaisi: Ditunjukkan bagaimana saya di situ, bagaimana amarah saya waktu itu, bencinya saya... Tuhan bilang kamu belum ampuni orang-orang yang sudah menyiksa papamu... Sendirian saya mengingat wajah-wajah mereka yang telah berbuat kejam pada bapak... Walaupun banyak dari antara mereka yang sudah almarhum, tidak mudah untuk mengampuni, karena saya masih ingat bagaimana sakitnya perlakuan mereka itu. Dan untuk mengampuni mereka, saya harus mengakui bahwa saya telah terluka karena perlakuan mereka. Walaupun tidak mudah, Nurmaisi sadar bahwa dia harus membuat satu keputusan, keputusan untuk melepaskan pengampunan, tidak hanya terhadap orang-orang di masa lalunya, tapi juga orang-orang terdekat yang ikut mengalami dampak dari kekecewaannya itu.
Nurmaisi: Tenyata Tuhan mau menyembuhkan saya dari banyak luka di hati saya dari masa lalu.Keputusan Nurmaisi ternyata membawa dampak lain yang tidak diduga. Setelah 4 tahun mengalami penderitaan di tangannya, mukjizat kesembuhan terjadi. Vonis dokter ternyata tidak terbukti. Tangan kanannya kini kembali berfungsi. Nurmaisi: Saya nggak tahu bagaimana itu sembuhnya, tapi yang saya tahu Tuhan telah sembuhkan hati saya lebih dulu, baru tangan saya. Bagi Tuhan ternyata jauh lebih penting kesembuhan di hati dari segala sakit hati, kecewa, marah, benci, daripada kesembuhan tangan ini. Saya nggak pernah mengira kalau dengan saya mengampuni orang, akhirnya menyembuhkan tangan saya juga.(fis)
Langganan:
Postingan (Atom)